Anggaran Bantuan Sosial KKP Tahun 2014 Rentan Diselewengkan untuk Kepentingan Politik 2014

2
28

Siaran Pers

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan

www.kiara.or.id

 

Anggaran Bantuan Sosial KKP Tahun 2014

Rentan Diselewengkan untuk Kepentingan Politik 2014

 

Jakarta, 8 Januari 2014. Memasuki tahun politik, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di tahun 2014 mengalokasikan anggaran sebesar Rp. Rp595.377.300.000 untuk bantuan sosial (lihat Tabel 1).

Di dalam UU APBN, Bantuan Sosial didefinisikan sebagai “semua pengeluaran negara dalam bentuk transfer uang/barang yang diberikan kepada masyarakat melalui kementerian/lembaga dan/atau pemerintah daerah guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya berbagai resiko sosial”.

Mengacu pada pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya, anggaran bantuan sosial tersebut dialokasikan untuk membiayai program PNPM Mandiri KP yang terdiri dari Pengembangan Usaha Masyarakat Pedesaan (PUMP) Perikanan Tangkap, PUMP Perikanan Budidaya, PUMP Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, dan Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR), serta Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT).

Bantuan sosial dari APBN 2014 ini rentan diselewengkan untuk kepentingan politik. Apalagi KIARA menemukan fakta bahwa: pertama, penyaluran dana program bukan berbasis kelompok, melainkan memakai pola majikan-buruh. Tak ayal, hal ini menciptakan resiko baru, yakni kecemburuan sosial di antara nelayan/pembudidaya.

Kedua, penerima program bantuan sosial Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bukan diberikan kepada kelompok yang berhak, yakni nelayan dan pembudidaya, seperti terjadi di Kalimantan Timur, Karawang dan Indramayu (Jawa Barat).

Tabel 1. Rincian Anggaran KKP Tahun 2014 untuk Bantuan Sosial

No Bidang Kerja Kode dan Mata Anggaran Jumlah
1 Ditjen Perikanan Tangkap 032.03.06 Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap

– 2340 Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan dan Pemberdayaan Nelayan Skala Kecil

Rp200.000.000.000
2 Ditjen Perikanan Budidaya 032.04.07 Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya

– 2348 Pengembangan Sistem Usaha Pembudidayaan Ikan

Rp260.000.000.000
3 Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) 032.06.08 Program Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan

– 2360 Fasilitasi Pembinaan dan Pengembangan Sistem Usaha dan Investasi Perikanan

Rp50.000.000.000
4 Ditjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil 032.07.09 Program Pengelolaan Sumber Daya Laut, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

– 2363 Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pengembangan Usaha

– 2365 Pendayagunaan Pesisir dan Lautan

 

Rp85.377.300.000

Sumber: Pusat Data dan Informasi KIARA (Desember 2013), diolah dari Rincian Anggaran Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2014 Menurut Bagian Anggaran, Unit Organisasi, Program dan Kegiatan, Kementerian Keuangan

Oleh karena itu, agar tidak menimbulkan kerugian negara, KIARA mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan untuk melaporkan kepada publik terlebih dahulu terkait pelaksanaan anggaran, sebaran, dan capaian penyaluran bantuan sosial di tahun sebelumnya. Dengan jalan inilah, kerugian negara atas potensi penyelewengan dana bantuan sosial bisa dicegah.***

 

Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi:

Abdul Halim, Sekretaris Jenderal KIARA

di +62 815 53100 259

2 COMMENTS

  1. asalamualaikum.dengan hormat sebelum nya saya mohon maap saya ada sedikit yang ingin saya sampaikan mengenai perikanan..
    saya memiliki jaring apung berlokasi d cileungsi dengan maksud ingin manfaaatkn lahan bekas pertambangan pasir yang sangat banyak di kampung saya bahkan membahayakan bagi lingkungan masyarakat dan saya sudah jalankan usaha jaring apung d lokasi bekas tambang ini sangat berat d karnakan kebutuhan pakan bisa mencapai ratusan ton dengan modal pribadi saya tidak mampu dan d daerah saya tidak ada koperasi pakan seperti d cirata dan jati luhur pada inti nya saya sangat kecewa dengan ada penyelewangan2 dana saya sudah jalankan usaha ini dari tahun 2008 sampai saat ini bukan nya berkembang malah sebagian tambak sudah kami lelang dan d bongkar tinggal sebagian saja yang tersisa dan dengan kebodohan dan keterbatasan saya tidak tahu bagai mana cara nya ingin dapatkan mitra untuk bisa produksi maksimal dengan ini saya harap bisa berbagi informasi dengan saudara2 yg sama2 peduli lingkungan bantu pertanian tepat sasaran karna saya rasakan sendiri sampai saat ini usaha dan program saya sama sekali tidak ada yang peduli padahal ini adalah tugas pemerintah jabar yang harus reklamasikan lahan2 bekas tambang pasir liar ini saya rasa mereka sudah tahu dan mengingat tentang budidaya ikan adalah kebutuhan yang sangat pokok untuk kita semua dan harapan saya ada pihak manapun yang bisa bantu saya hanya ini yang bisa saya sampaikankalau ada kata2 saya yang salah mohon maap butuh informasi lebih jelas datang aja ke tambak saya d wilayah cileungsi bogor jabar atau hub telepon saya 081284966013 yuyung junaedi

  2. Ass. saya sari Kab. cianjur provinsi Jawa Barat, profesi saya sebagai Guru Honor. saya telah membudidayakan ikan jenis lele sangkuriang tapi ada sedikit kendala yaitu masalah permodalan untuk mengembangkan usaha saya secara kelompok. mohon sekiranya fihak kementerian kelautan dan perikanan dapat mengambil solusi berupa bantuannya, kalau ada prosedurnya bagaimana …. (contact person 085860653556)
    terima kasih wassalam….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here