Kabar Bahari: Gulma Laut Kaya Gizi

Kabar Bahari 5jpg_Page1Rumput laut sebenarnya adalah gulma laut, sejenis alga atau ganggang, yang hidup di laut, di antara karang mati di perairan pantai. Sejak lama jenis ganggang laut yang kita beri nama dagang sebagai ‘rumput laut’ ini dimanfaatkan masyarakat dunia sebagai bahan kosmetik  dan makanan kesehatan. Kita boleh bangga karena Indonesia, yang dua pertiga wilayahnya merupakan kawasan laut tropika, merupakan produsen rumput laut terkemuka di dunia. Lebih dari 60% produksi rumput laut dunia dihasilkan dari ladang-ladang petani di pesisir pantai Indonesia. Indonesia dikenal negara yang subur dan kaya akan sumber daya alam. Sebagai negara dengan luas wilayah laut lebih dari 70%, salah satu kekayaan alam yang bisa kita manfaatkan adalah sumber hayati. Selain ikan, alternatif hasil laut yang bisa diolah adalah rumput laut (seaweed). Manfaat rumput laut berdasarkan penelitian tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pulau Seram, Bali, Lombok, Kepulauan Riau dan Pulau Seribu diketahui 18 jenis dimanfaatkan sebagai makanan dan 56 jenis sebagai makanan dan obat tradisional oleh masyarakat pesisir. Ikuti Informasi terkait buletin Kabar Bahari >> KLIK DISINI <<

Kabar Bahari: Garam kok Impor

Garam memiliki banyak manfaat. Salah satunya menjadi bumbu penyedap masakan yang tidak boleh dikesampingkan. Tanpa garam, selera makan bisa berkurang. Tak berlebihan jika garam harus senantiasa tersedia di dapur. Tahukah Anda mengenai sejarah garam? Berbagai sifat kimia dan fisik garam memungkinkan 14.000 kegunaan yang dikenal saat ini. Garam adalah mineral berharga yang telah menyulut peperangan dan revolusi perjuangan untuk mendapatkan akses terhadap garam. Sekitar 40% garam di seluruh dunia digunakan sebagai bahan baku perusahaan kimia yang berubah menjadi klorin dan soda abu, serta dasar-dasar kimia anorganik. Ikuti informasi terkait buletin kabar bahari >> KLIK DISINI <<

Kabar Bahari: Udang Primadona yang Diperebutkan

Kabar Bahari - udangAnda penyuka makanan laut? Tentu kurang lengkap rasanya jika belum menikmati udang. Kandungan gizi dalam udang sangat banyak. Saat menyantapnya, protein, vitamin B12, vitamin D, Omega 3, seng, asam lemak, zat besi, tembaga, niasin, dan magnesium, ikut  larut dalam tubuh kita. Tak mengherankan jika udang banyak memberi manfaat bagi kesehatan. Perebutan udang sebagai komoditas perdagangan dunia memicu ekspor besar-besaran. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP, 2013) menyebutkan bahwa, hingga semester I/2013, ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 36.528 ton atau senilai USD334,53 juta. Nilainya meningkat 12,21 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat USD298,13 juta. Ikuti Informasi terkait buletin kabar bahari >> KLIK DISINI