WE.CO.ID – Indonesia seharusnya dapat melangkah menuju kepada tahap kedaulatan pangan bila berbagai persoalan terkait ketahanan pangan telah diselesaikan baik di sektor pertanian maupun kelautan dan perikanan.

“Mestinya Indonesia beranjak dari ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan,” kata Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Abdul Halim, Selasa (4/6/2013).

Menurut Abdul Halim, naiknya impor ikan sebesar 36,13 persen dari tahun 2007 hingga 2011 menunjukkan bahwa republik bahari seperti Indonesia masih mengalami persoalan besar dalam penyediaan pangan perikanan.

Terlebih, lanjutnya, konsumsi ikan nasional terus meningkat selama lima tahun terakhir.

“Ada kekeliruan dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Produksi perikanan tinggi, namun di saat yang sama kuota impor perikanan juga meningkat,” katanya.

Abdul Halim juga mengatakan, hal tersebut diperparah dengan munculnya aturan yang membolehkan “transhipment” (alih muatan di tengah laut) bagi kapal penangkap ikan bertonase 1.000 GT.

Sementara itu, Koordinator Pokja Beras Aliansi Desa Sejahtera (ADS) Said Abdullah mengatakan, belum adanya anggaran pangan yang berkedaulatan menunjukkan ketidakseriusan dalam mewujudkan kedaulatan pangan di tengah semakin derasnya impor pangan.

Ironisnya, menurut Said, Indonesia sebenarnya pada tahun 80-an pernah dikenal sebagai negara swasembada pangan yang mampu menjadi eksportir beberapa bahan pangan.

“Kini situasinya sangat terbalik. Data BPS menunjukkan dari tahun ke tahun rasio ekspor-impor produk pertanian semakin besar. Volume dan nilai impor terus bertambah sementara ekspor terus menurun,” kata Said.

Sebelumnya, Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) akan memberikan penghargaan kepada Indonesia atas keberhasilan menurunkan kemiskinan dan kelaparan, selain mampu meningkatkan produksi pangan yang akan diserahkan di Roma, Italia, pertengahan Juni 2013.

“Selain Indonesia ada 35 negara lain di berbagai kawasan yang mendapat penghargaan atas keberhasilan meningkatkan produksi pangan,” kata Direktur jenderal FAO Jose Graziano da Silva kepada pers di kantor Wapres Jakarta, Senin (27/5).

Menurut Jose, Indonesia adalah salah satu contoh negara yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakatnya, antara lain dengan memberikan kecukupan pangan. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: http://wartaekonomi.co.id/berita11476/kiara-indonesia-harus-dapat-menuju-kedaulatan-pangan.html

%d blogger menyukai ini: