Nelayan Masih Sulit Melaut

Jakarta, HanTer – Hingga saat ini, masih banyak nelayan yang mengalami kesulitan dalam mengurus perizinan melaut. Padahal nelayan juga sama dengan masyarakat lainnya yang ingin meningkatkan kesejahteraannya.

Sekjen Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Abdul Halim mengemukakan, birokrasi yang berbelit dan minimnya pengetahuan nelayan tradisional Indonesia menjadi kendala yang akhirnya menjadi rentan dikriminalisasi.

“Tentu saja ini akan berdampak pada kesejahteraan nelayan dan kemiskinan akan semakin merajalela di kampung nelayan,” tegas Abdul.

Hingga saat ini, menurut Abdul, nelayan masih dianggap masyarakat kelas dua, padahal kontribusi mereka dalam pemenuhan gizi bangsa bisa dirasakan setiap hari di piring- piring masyarakat Indonesia.

Wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga belum bisa memberikan keberpihakan terhadap para nelayan.

Sebelumnya, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) juga menginginkan pemerintah mendatang dapat menuntaskan permasalahan kemiskinan nelayan tradisional serta bisa mengangkat tingkat penghasilan masyarakat pesisir di berbagai daerah.

“Presiden terpilih untuk mempertimbangkan atau tidak mengulang kesalahan persoalan mendasar kelautan dan akar kemiskinan nelayan,” kata Ketua Dewan Pembina KNTI Riza Damanik.

Menurut Riza, dengan menanggulangi persoalan kelautan dan akar kemiskinan nelayan maka hal itu merupakan langkah awal yang diyakini membawa Indonesia sebagai
negara kepulauan yang kuat ke depannya. *ant

 

Sumber: http://www.harianterbit.com/read/2014/07/21/5519/25/25/Nelayan-Masih-Sulit-Melaut

%d blogger menyukai ini: