Mispersepsi (miskin, kumuh, dst) yang ditujukan kepada nelayan harus dihentikan. Karena sejatinya masyarakat nelayan telah berproses untuk mengubahnya menjadi: pelestari ekosistem pesisir dan laut, laskar kedaulatan bangsa, dan taat  hukum demi kebaikan bersama. Negara harus hadir melayani hak-hak konstitusi masyarakat nelayan. Dalam rangka memperingati Hari Nelayan Indonesia 2013, Nelayan Jawa Tengah, LBH Semarang dan KIARA menyelenggarakan Malam Refleksi “Jangan Kriminalisasi dan Ambil Pasir Besi Kami!” di Taman KB (dekat Simpang Lima) Semarang, Minggu (7/04) mulai pukul 19.00-22.00 WIB dengan rangkaian acara: Pembacaan Puisi Nelayan untuk Presiden, pemutaran film “Jangan Ambil Pasir Besi Kami!”, dan penggalangan 1.000 dukungan publik, disertai penerangan 1.000 lilin untuk masyarakat nelayan. Selamat Hari Nelayan INDONESIA! Kontak: Andiyono (LBH Semarang

%d blogger menyukai ini: